07:47
Tapi, kalau jawabannya adalah iya, aku sampai di pertanyaan mengapa.
Matahari pagi ini memberiku rutinitas yang sama. Transportasi online menjemput dan orang-orang masih hidup. Aspal jalanan masih jelek dan mobil-mobil masih melaluinya. Pekerjaan menunggu, bersama partner sebelah yang setiap hari membicarakan kematian. Tapi dia bilang dia tak ingin mati.
Satu-satunya orang yang kusayangi hari ini berangkat ke pulau seberang. Entah dia akan pulang atau mungkin menetap. Tapi aku tahu rumah tidak dia temukan pada diriku.
Meski dia bilang begitu.
Apa aku masih ingin mati?
Atau aku memang selalu ingin mati?
07:51
Comments